Selasa, 18 Januari 2011

Penting untuk Ibu Hamil

SEBUAH studi dilakukan di Jakarta yang dipublikasikan dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menunjukkan, 3 dari 5 atau sebanyak 60 persen wanita usia subur memiliki kadar folat sel darah merah yang kurang dari ideal. Padahal, kecukupan folat pada ibu hamil berperan teramat penting dalam mengurangi risiko terjadinya Neural Tube Defects (NTD) yang disebabkan gagalnya tabung saraf tulang belakang untuk tertutup sebagaimana mestinya pada hari ke-28 pasca konsepsi.

Folat yang cukup juga berpengaruh untuk mengurangi risiko cacat lahir lainnya, risiko terjadinya anemia megaloblastik, dan menurunkan kadar homosistein atau asam amino dalam darah. Kadar asam amino yang tinggi ini dikaitkan dengan meningkatnya risiko terjadinya preeklamsia yang merupakan penyebab kematian ibu nomor dua di Indonesia.

Menurut Dr Prima Progestian SpOG, rendahnya kadar folat sel darah merah yang dimiliki wanita usia subur dikarenakan asupan gizi yang kurang atau pola makan yang tidak bervariasi. Terutama dalam mengonsumsi makanan sumber asam folat, seperti sayur dan buah.

"Kebanyakan orang makan banyak karbohidrat, tapi sedikit sayur apalagi buah," kata Prima dalam acara konferensi pers yang diselenggarakan Anmum Materna di Jakarta.

Sejatinya, ibu hamil memerlukan lebih banyak energi atau kalori, protein, vitamin A,C,D dan kelompok vitamin B seperti B1, B2, B6, B12, zat besi, kalsium, serat makanan untuk menjaga kesehatan ibu, serta zat gizi untuk perkembangan otak janin dalam kandungan. Zat gizi ini seperti omega 3, omega 6, DHA, asam folat, dan kolin.

Nutrisi untuk perkembangan otak janin ini penting di saat kehamilan. Sebab, perkembangan otak bayi mengalami percepatan saat trimester ke 3 hingga usia 30 bulan. Dengan mengonsumsi folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan, terutama pada trimester pertama, risiko NTD dapat dikurangi hingga 80 persen. Selain itu, folat diketahui dapat menurunkan kadar homosistein dalam darah yang berhubungan dengan preeklamsia.

Preeklamsia ini ditandai dengan tekanan darah yang tinggi, proteinuria (adanya protein dalam urine), serta edema (pembengkakan) setelah kehamilan berusia 20 minggu. Di samping folat, kebutuhan akan zat besi juga meningkat selama kehamilan terutama di trimester ketiga. Sebab jaringan ibu dan pembentukan darah merah, juga simpanan zat besi pada janin. Pemberian zat besi yang cukup, dapat mengurangi risiko anemia saat kehamilan. Di sisi lain, kebutuhan kalsium selama kehamilan juga setali tiga uang. Kalsium ini berperan dalam pembentukan tulang dan gigi bayi.

"Karenanya, seorang ibu sebaiknya memenuhi rekomendasi kalsium perharinya untuk menghindari terpakainya kalsium cadangan ibu," kata Prima.

Adapun vitamin B6 dapat membantu mengurangi rasa mual di masa kehamilan. Brand Manager Anmum System Fonterra Brands Indonesia dr Muliaman Mansyur menyatakan, di dalam kandungan, janin memulai awal kehidupannya. Hanya pada usia 17 hari kehamilan sel-sel otak sudah mulai terbentuk dan berkembang.

"Selain folat, kandungan nutrisi yang juga diperlukan untuk perkembangan otak adalah gangliosida," kata dokter yang sekaligus bapak dari dua anak ini.

Muliaman juga menuturkan, studi menunjukkan gangliosida berperan pada struktur otak migrasi sel-sel otak, pembentukan sinapsis, myelinisasi, dan fungsi otak, terutama fungsi pembelajaran dan mengingat. Selain memerlukan nutrisi yang baik dan seimbang agar janin dapat bertumbuh kembang dengan sehat dan normal, ibu hamil juga memerlukan relaksasi agar keluhan selama kehamilan dapat berkurang selama kehamilan dan membantu memperbaiki kondisi fisik ibu.

Dengan kondisi fisik yang sempurna, diharapkan tumbuh kembang janin juga berjalan dengan baik. Salah satu caranya dengan melakukan senam hamil. Brand Anmum Materna memperkenalkan senam Yophyta Materna yang amat membantu dalam menjaga kebugaran ibu serta janin.

"Senam ini merupakan perpaduan gerakan harmonis dari yoga, pilates, hypnotherapy, serta tai chi," ungkap Muliaman.

Lebih jauh Muliaman menerangkan, yoga merupakan sistem kesehatan yang bersifat holistik, baik jiwa, pikiran, maupun tubuh yang dilakukan dengan sistem gerak yang halus, tidak menghentak dengan paduan pernapasan yang harmonis. Sementara pilates adalah serangkaian gerak dari kebijaksanaan kuno dan modern yang memberikan kontrol penuh pada tubuh, pikiran, dan jiwa yang dilakukan dengan gerak napas.

Lain lagi dengan hypnoteraphy, yaitu suatu terapi pola pikir dengan menggunakan kata-kata yang dapat mengubah mood dengan mengondisikan mental dan fisik agar bisa fokus, rileks, yakin,dan tenang. Adapun tai chi percampuran gerakan yang membutuhkan konsentrasi penuh dengan mengatur sistem pernapasan yang bersifat lembut untuk menghasilkan energi yang positif.

Senam hamil yang diciptakan oleh Anmum ini telah melalui serangkaian proses konsultasi dengan ahli yoga dan meditasi serta sejumlah dokter obgyn. Sebaiknya senam ini dilakukan pada saat umur kehamilan lebihdari empat bulan.

Bila ibu tertarik dengan senam ini, beberapa rumah sakit menyediakan kelas senam hamil ini. Di antaranya Hermina Group, RS Pantai Indah Kapuk, RS Puri Cinere, RS Puri Indah, dan RS Bintaro.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar